Selasa, 02 Oktober 2012

Manfaat Buah dan Daun Pepaya

Pepaya Buah Kaya Manfaat

 

 

Pepaya (Carica papaya L) adalah salah satu jenis tanaman buah pekarangan yang mudah tumbuh di segala tempat khususnya kawasan daerah beriklim tropis. Di desa-desa, hampir di setiap halaman rumah kita menemui tanaman ini. Sebenarnya, tanaman pepaya di pekarangan tersebut tidak ditanam secara khusus. Kebanyakan diantaranya adalah tanaman yang tumbuh dengan sendirinya. Mungkin dari biji-biji pepaya yang dibuang oleh pemilik halaman setelah menikmati daging buahnya. Sifatnya yang mudah tumbuh, menyebabkan biji tersebut tumbuh menjadi tanaman pepaya dewasa meskipun tanpa perawatan yang memadai.

Meskipun tanaman ini tumbuh tanpa ditanam seperti halnya gulma, namun pemilik halaman tidak pernah menganggapnya sebagai gulma. Sehingga tanaman ini dibiarkan tumbuh, tidak ikut dimusnahkan bersama gulma-gulma yang lain. Masyarakat desa sudah sangat mengenal tanaman ini sebagai tanaman kaya manfaat. Tidak hanya buahnya yang bisa dikonsumsi sebagai buah pencuci mulut, akan tetapi bunga dan daunnya juga dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sayur dan obat. Sehingga, memiliki satu atau dua batang tanaman pepaya di halaman rumah sangat membantu ketahanan gizi dan kesehatan keluarga.

Buah Pepaya Sebagai Pencahar
Buah pepaya matang bisa dikonsumsi dalam bentuk segar atau pun olahan. Dalam bentuk olahan biasanya buah pepaya dikonsumsi dalam bentuk jus, sup buah atau pun es buah. Buah ini kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Diantaranya yaitu Vitamin (A, B dan B kompleks), mineral, enzim dan betakaroten. Jadi, mengkonsumsi buah pepaya segar sangat baik untuk kesehatan kulit, mata dan pencernaan.

Terkait dengan kesehatan pencernaan, salah satu manfaat pepaya matang adalah sebagai pencahar atau pelancar Buang Air Besar (BAB). Menurut Abdul Salam Atjo dalam sebuah artikelnya di tabloit Sinar Tani edisi 10-16 Maret 2010, pepaya mengandung suatu enzim yang dikenal dengan nama enzim papain. Enzim inilah yang berperan penting dalam mempercepat proses pencernaan terutama pencernaan protein dalam lambung dan juga bersifat membuang zat-zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh karena pencernaan yang tidak sempurna. Sehingga, konsumsi pepaya secara rutin akan membantu sistem pencernaan berjalan baik dan BAB menjadi lancar.

Daun Pepaya Multi Manfaat

Bagaimana dengan daunnya? Seperti halnya buah, daun pepaya juga mengandung banyak manfaat. Di desa, daun pepaya muda bersama bunga pepaya jantan diolah menjadi aneka sayur atau dilalap begitu saja. Mengkonsumsi daun pepaya muda ini diyakini berkhasiat untuk menambah nafsu makan.

Tidak hanya daun pepaya muda yang bisa dimanfaatkan. Daun pepaya tua juga ternyata berkhasiat. Masih menurut Abdul Salam Atjo, daun pepaya tua ini berkhasiat sebagai obat jerawat. Nah, bagi Anda yang punya masalah dengan jerawat ada baiknya mulai melirik daun pepaya tua ini.

Adapun caranya adalah sebagai berikut, beberapa daun pepaya yang sudah agak tua dijemur hingga kering kemudian ditumbuk halus sehingga membentuk ekstrak. Ekstrak daun pepaya ini kemudian dicampur dengan sedikit air dan ditempelkan pada kulit wajah yang berjerawat.

Selain sebagai obat jerawat, daun pepaya juga dipercaya bisa mengatasi gangguan nyeri haid pada wanita yang sedang haid. Untuk tujuan ini, daun papaya direbus dengan asam jawa. Kemudian air rebusan tersebut diminum.

Beragam manfaat lain

Tanaman pekarangan satu ini memang memiliki segudang manfaat. Selain yang sudah disebutkan di atas, pepaya masih memiliki beragam manfaat lainnya. Bahkan getah pepaya juga diyakini bermanfaat untuk membasmi cacing ternak, mengatasi tumit pecah-pecah dan sebagainya. Selain itu, buah pepaya busuk pun masih bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuat pupuk cair organik.

Sumber : Neti Suriana

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar