Kamis, 04 Oktober 2012

Manfaat Dibalik Asamnya Belimbing Wuluh


Belimbing wuluh atau dikenal juga dengan nama belimbing sayur adalah salah satu jenis belimbing yang memiliki rasa asam dibandingkan jenis belimbing lainnya. Pohon belimbing diperkirakan berasal dari daerah maluku dan telah menyebar di wilayah lain di Indonesia dan juga terdapat dibeberapa Negara seperti Malaysia, Myanmar, Filipina dan Srilanka.

Pohon belimbing biasanya ditanam diarea pekarangan rumah sebagai pohon peneduh.Bagian yang sering dimanfaatkan dari tanaman ini adalah bagian buah dan daun. Buah belimbing merupakan salah satu bagian tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan baik sebagai bumbu masakan ataupun sebagai salah satu campuran dalam ramuan jamu.

Ciri dan Klasifikasi Pohon belimbing wuluh
Ciri-ciri dari Tanaman belimbing wuluh yaitu :
  • Tinggi pohon belimbing wuluh bisa mencapai 5-10 m dan memiliki batang utama yang pendek dan cabang yang rendah.Bentuk batang bergelombang .Pada setiap ujung batang tumbuh daun.
  • Daun berbentuk tipis dan tumbuh secara berkelompok pada ujung batang, daun majemuk, pada setiap kelompok daun terdapat sekitar 11 hingga 37 anak daun yang berselang-seling .Anak daun memiliki bentuk oval. 
  • Bunga berukuran kecil, tumbuh dari bagian batang dengan tangkai bunga berambut, Bunga terdiri dari mahkota yang berwarna putih, kuning / lila.
  • Buah berbentuk elips, panjang buah berkisar 4-10 cm. Buah memiliki warna hijau ketika muda, dan berwana kuning / kuning pucat pada waktu matang. Bagian daging buah memiliki kandungan air yang berasa asam ( sebagian ada yang memiliki rasa manis). Dalam setiap buah terdapat biji kecil seukuran 6 mm berbentuk pipih dan memiliki warna coklat.

Nama lokal belimbing wuluh
Belimbing wuluh memiliki beberapa lokal yang berbeda untuk setiap daerahnya, antara lain : Caleneng ( bugis soppeng), belimbing asam (Melayu), limbi ( Bima), balimbeng (flores), belerang (sangir), bainang (makassar), calincing, balingbing (sunda), malimbi (nias), selemeng (gayo), bhalingbhing bulu (madura), belimbing tunjuk (banjarmasin), blingbing buloh (bali), balimbieng( minangkabau), asom, belimbing, balimbingan (batak), limeng ungkot, selimeng (aceh), blimbing wuluh (jawa), balimbing (lampung), libi (sawu).

Klasifikasi belimbing wuluh ( Averrhoa bilimbi L.)
Kerajaan:
Plantae
Divisi:
Magnoliophyta
Kelas:
Magnoliopsida
Ordo:
Oxalidales
Famili:
Oxalidaceae
Genus:
Averrhoa
Spesies:
A. bilimbi

Zat yang terkandung dalam belimbing wuluh
Dalam belimbing wuluh terutama pada bagian buahnya, terkandung beberapa zat /senyawa kimia antara lain glukosid, tanin, asam format, peroksida, saponin, kalsium oksalat, sulfur, dan kalium sitrat.

Manfaat belimbing wuluh untuk pengobatan

Banyak sekali manfaat belimbing wuluh untuk mengobati berbagai penyakit, diantaranya sebagai berikut :
  1. Buah belimbing wuluh  : bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi, obat jerawat, panu, obat sakit gigi dan gusi bengkak, melancarkan percernaan, peluruh kencing, obat batuk rejan, diabetes,  mengobati kelumpuhan.
  2. Bunga belimbing wuluh  : Dapat mengobati batuk pada anak dan sariawan. 
  3. Daun belimbing wuluh : digunakan untuk mengobati penyakit gondongan, rematik dan obat sakit perut.dan juga batuk.
sumber : id.wikipedia.org/belimbing-sayur , manfaat.org.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar